Sabtu, 05 November 2016

Suci Sulistiawani



Nama               : Suci Sulistiawani
NPM               : 157260012
Semester          : III





A.TeoriBelajarKognitivisme
Teoribelajarkognitivismemengacupadawacanapsikologikognitif, yang didasarkanpadakegiatankognitifdalambelajar. Para ahliteoribelajariniberupayamenganalisissecarailmiah proses mental danstrukturingatanatau cognition dalamaktifitasbelajar. Cognitiondiartikansebagaiaktifitasmengetahui, memperoleh, mengorganisasikan, danmenggunakanpengetahuan (Lefrancois, 1985).Tekananutamapsikologikognitifadalahstrukturkognitif,yaituperbendaharaanpengetahuanpribadiindividu yang mencakupingatanjangkapanjangnya (long-term memory).Psikologikognitifmemandangmanusiasebagaimakhlukyang selaluaktifmencaridanmenyeleksiinformasiuntukdiproses.Perkatianutamapsikologikognitifadalahupayamemahami proses individumencari, menyeleksi,mengorganisasikan, danmenyimpaninformasi.
Belajarkognitifberlangsungberdasarschemata ataustruktur mental individu yang mengorganisasikanhasilpengamatannya.Struktur mental individutersebutberkembangansesuaidengantingkatanperkembangankognitifseseorang.Semakintinggitingkatperkembangankognitifseseorangsemakintinggi pula kemampuandanketerampilannyadalammemprosesberbagaiinformasiataupengetahuan yang diterimanyadarilingkungan, baiklingkunganphisikmaupunlingkungansosial.Itulahsebabnya, teoribelajarkognitivismedapatdisebutsebagai (1) teoriperkembangankognitif, (2) teorikognisisosial, dan (3) teoripemrosesaninformasi.
1. PerkembanganKognitifmenurut Piaget
Piaget merupakansalahseorangtokoh yang disebut-sebutsebagaipeloporalirankonstruktivisme.Salah satusumbanganpemikirannya yang banyakdigunakansebagairujukanuntukmemahamiperkembangankognitifindividuyaituteoritentangtahapanperkembanganindividu.Menurut Piaget bahwaperkembangankognitifindividumeliputiempattahapyaitu :(1) sensory motor;(2) pre operational;(3) concrete operational dan(4) formal operational.
TahapanperkembanganbelajarmenurutPiaget di diuraikan sebagai berikut
a.       Sensorimotor inteligence (lahirs.dusia 2 tahun): perilakuterikatpadapancainderadangerakmotorik. Bayibelummampuberpikirkonseptualnamunperkembangankognitiftelahdapatdiamati
b.      Preoperation thought (2-7 tahun): tampakkemampuanberbahasa, berkembangpesatpenguasaankonsep. Bayibelummampuberpikirkonseptualnamunperkembangankognitiftelahdapatdiamati
c.       Concrete Operation (7-11 tahun): berkembangdayamampuanakberpikirlogisuntukmemecahkanmasalahkonkrit. Konsepdasarbenda, jumlahwaktu, ruang, kausalitas
d.      Formal Operations (11-15 tahun): kecakapankognitifmencapaipuncakperkembangan. Anakmampumemprediksi, berpikirtentangsituasihipotesis, tentanghakekatberpikirsertamengapresiasistrukturbahasadanberdialog. Sarkasme, bahasagaul, mendebat, berdalihadalahsisibahasaremajacerminankecakapanberpikirabstrakdalam/melaluibahasa
Dikemukakannya pula, bahwabelajarakanlebihberhasilapabiladisesuaikandengantahapperkembangankognitifpesertadidik. Pesertadidikhendaknyadiberikesempatanuntukmelakukaneksperimendenganobyekfisik, yang ditunjangolehinteraksidengantemansebayadandibantuolehpertanyaantilikandari guru. Guru hendaknyabanyakmemberikanrangsangankepadapesertadidik agar mauberinteraksidenganlingkungansecaraaktif, mencaridanmenemukanberbagaihaldarilingkungan.
2. KognisiSosialoleh L.S. Vygotsky
L.S. Vygotsky, mendasaripemikiranbahwabudayaberperanpentingdalambelajarseseorang. Budayaadalahpenentuperkembangan, tiapindividuberkembangdalamkonteksbudaya, sehingga proses belajarindividudipengaruhiolehlingkunganutamabudayakeluarga. Budayalingkunganindividumembelajarkannyaapadanbagaimanaberpikir.
3. PemprosesanInformasidari Robert Gagne
Asumsi yang mendasariteoriiniadalahbahwapembelajaranmerupakanfaktor yangsangatpentingdalamperkembangan.Perkembanganmerupakanhasilkumulatifdaripembelajaran.Menurut Gagne bahwadalampembelajaranterjadi proses penerimaaninformasi, untukkemudiandiolahsehinggamenghasilkankeluarandalambentukhasilbelajar. Dalampemrosesaninformasiterjadiadanyainteraksiantarakondisi-kondisi internaldankondisi-kondisieksternalindividu.Kondisi internal yaitukeadaandalamdiriindividuyang diperlukanuntukmencapaihasilbelajardan proses kognitif yang terjadidalamindividu. Sedangkankondisieksternaladalahrangsangandarilingkungan yangmempengaruhiindividudalam proses pembelajaran.
Menurut Gagne tahapan proses pembelajaranmeliputidelapanfaseyaitu,
v  motivasi;
v  pemahaman;
v  pemerolehan;
v  penyimpanan;
v  ingatankembali;
v  generalisasi;
v  perlakuandan
v  umpanbalik.
B.TeoriBelajarKonstruktivisme
Konsepbelajarmenurutteoribelajarkonstruktivismeyaitupengetahuanbarudikonstruksisendiriolehpesertadidiksecaraaktifberdasarkanpengetahuan yang telahdiperolehsebelumnya .Pendekatankonstruktivismedalam proses pembelajarandidasariolehkenyataanbahwatiapindividumemilikikemampuanuntukmengkonstruksikembalipengalamanataupengetahuan yang telahdimilikinya. Olehsebabitudapatdikatakanbahwapembelajarankonstruktivismemerupakansatuteknikpembelajaran yang melibatkanpesertadidikuntukmembinasendirisecaraaktifpengetahuandenganmenggunakanpengetahuan yang telahadadalamdirimerekamasing-masing.
Guru hanyasebagaifasilitatorataupenciptakondisibelajar yang memungkinkanpesertadidiksecaraaktifmencarisendiriinformasi, mengasimilasidanmengadaptasisendiriinformasi, danmengkonstruksinyamenjadipengetahuan yang baruberdasarkanpengetahuan yang telahdimilikimasing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar