Nama :
Suci Sulistiawani
NPM :
157260012
Semester :
III
A.TeoriBelajarKognitivisme
Teoribelajarkognitivismemengacupadawacanapsikologikognitif,
yang didasarkanpadakegiatankognitifdalambelajar. Para
ahliteoribelajariniberupayamenganalisissecarailmiah proses mental danstrukturingatanatau
cognition dalamaktifitasbelajar. Cognitiondiartikansebagaiaktifitasmengetahui,
memperoleh, mengorganisasikan, danmenggunakanpengetahuan (Lefrancois,
1985).Tekananutamapsikologikognitifadalahstrukturkognitif,yaituperbendaharaanpengetahuanpribadiindividu
yang mencakupingatanjangkapanjangnya (long-term
memory).Psikologikognitifmemandangmanusiasebagaimakhlukyang
selaluaktifmencaridanmenyeleksiinformasiuntukdiproses.Perkatianutamapsikologikognitifadalahupayamemahami
proses individumencari, menyeleksi,mengorganisasikan, danmenyimpaninformasi.
Belajarkognitifberlangsungberdasarschemata
ataustruktur mental individu yang mengorganisasikanhasilpengamatannya.Struktur
mental individutersebutberkembangansesuaidengantingkatanperkembangankognitifseseorang.Semakintinggitingkatperkembangankognitifseseorangsemakintinggi
pula kemampuandanketerampilannyadalammemprosesberbagaiinformasiataupengetahuan
yang diterimanyadarilingkungan,
baiklingkunganphisikmaupunlingkungansosial.Itulahsebabnya, teoribelajarkognitivismedapatdisebutsebagai
(1) teoriperkembangankognitif, (2) teorikognisisosial, dan (3)
teoripemrosesaninformasi.
1.
PerkembanganKognitifmenurut Piaget
Piaget
merupakansalahseorangtokoh yang
disebut-sebutsebagaipeloporalirankonstruktivisme.Salah satusumbanganpemikirannya
yang
banyakdigunakansebagairujukanuntukmemahamiperkembangankognitifindividuyaituteoritentangtahapanperkembanganindividu.Menurut
Piaget bahwaperkembangankognitifindividumeliputiempattahapyaitu :(1) sensory
motor;(2) pre operational;(3) concrete operational dan(4) formal operational.
TahapanperkembanganbelajarmenurutPiaget
di diuraikan sebagai berikut
a.
Sensorimotor
inteligence (lahirs.dusia 2 tahun):
perilakuterikatpadapancainderadangerakmotorik.
Bayibelummampuberpikirkonseptualnamunperkembangankognitiftelahdapatdiamati
b.
Preoperation
thought (2-7 tahun): tampakkemampuanberbahasa,
berkembangpesatpenguasaankonsep.
Bayibelummampuberpikirkonseptualnamunperkembangankognitiftelahdapatdiamati
c.
Concrete
Operation (7-11 tahun): berkembangdayamampuanakberpikirlogisuntukmemecahkanmasalahkonkrit.
Konsepdasarbenda, jumlahwaktu, ruang, kausalitas
d.
Formal
Operations (11-15 tahun): kecakapankognitifmencapaipuncakperkembangan.
Anakmampumemprediksi, berpikirtentangsituasihipotesis,
tentanghakekatberpikirsertamengapresiasistrukturbahasadanberdialog. Sarkasme,
bahasagaul, mendebat,
berdalihadalahsisibahasaremajacerminankecakapanberpikirabstrakdalam/melaluibahasa
Dikemukakannya
pula,
bahwabelajarakanlebihberhasilapabiladisesuaikandengantahapperkembangankognitifpesertadidik.
Pesertadidikhendaknyadiberikesempatanuntukmelakukaneksperimendenganobyekfisik,
yang ditunjangolehinteraksidengantemansebayadandibantuolehpertanyaantilikandari
guru. Guru hendaknyabanyakmemberikanrangsangankepadapesertadidik agar
mauberinteraksidenganlingkungansecaraaktif, mencaridanmenemukanberbagaihaldarilingkungan.
2.
KognisiSosialoleh L.S. Vygotsky
L.S.
Vygotsky, mendasaripemikiranbahwabudayaberperanpentingdalambelajarseseorang.
Budayaadalahpenentuperkembangan, tiapindividuberkembangdalamkonteksbudaya,
sehingga proses belajarindividudipengaruhiolehlingkunganutamabudayakeluarga.
Budayalingkunganindividumembelajarkannyaapadanbagaimanaberpikir.
3.
PemprosesanInformasidari Robert Gagne
Asumsi
yang mendasariteoriiniadalahbahwapembelajaranmerupakanfaktor
yangsangatpentingdalamperkembangan.Perkembanganmerupakanhasilkumulatifdaripembelajaran.Menurut
Gagne bahwadalampembelajaranterjadi proses penerimaaninformasi,
untukkemudiandiolahsehinggamenghasilkankeluarandalambentukhasilbelajar.
Dalampemrosesaninformasiterjadiadanyainteraksiantarakondisi-kondisi
internaldankondisi-kondisieksternalindividu.Kondisi internal
yaitukeadaandalamdiriindividuyang diperlukanuntukmencapaihasilbelajardan proses
kognitif yang terjadidalamindividu. Sedangkankondisieksternaladalahrangsangandarilingkungan
yangmempengaruhiindividudalam proses pembelajaran.
Menurut Gagne
tahapan proses pembelajaranmeliputidelapanfaseyaitu,
v motivasi;
v pemahaman;
v pemerolehan;
v penyimpanan;
v ingatankembali;
v generalisasi;
v perlakuandan
v umpanbalik.
B.TeoriBelajarKonstruktivisme
Konsepbelajarmenurutteoribelajarkonstruktivismeyaitupengetahuanbarudikonstruksisendiriolehpesertadidiksecaraaktifberdasarkanpengetahuan
yang telahdiperolehsebelumnya .Pendekatankonstruktivismedalam proses
pembelajarandidasariolehkenyataanbahwatiapindividumemilikikemampuanuntukmengkonstruksikembalipengalamanataupengetahuan
yang telahdimilikinya.
Olehsebabitudapatdikatakanbahwapembelajarankonstruktivismemerupakansatuteknikpembelajaran
yang melibatkanpesertadidikuntukmembinasendirisecaraaktifpengetahuandenganmenggunakanpengetahuan
yang telahadadalamdirimerekamasing-masing.
Guru
hanyasebagaifasilitatorataupenciptakondisibelajar yang
memungkinkanpesertadidiksecaraaktifmencarisendiriinformasi,
mengasimilasidanmengadaptasisendiriinformasi,
danmengkonstruksinyamenjadipengetahuan yang baruberdasarkanpengetahuan yang
telahdimilikimasing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar