Suci sulistiawani_semester III
A.PENGERTIAN
BELAJAR
Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil
dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya
interaksi antara stimulus dan respon. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu
jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam
belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa
respon.
Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada
pelajar, sedangkan respons berupa reaksi atau tanggapan pelajar terhadap
stimulus yang diberikan oleh guru tersebut. Proses yang terjadi antara stimulus
dan respon tidak penting untuk diperhatikan karena tidak dapat diamati dan
tidak dapat diukur, yang dapat diamati adalah stimulus dan respons, oleh karena
itu apa yang diberikan oleh guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh pelajar
(respons) harus dapat diamati dan diukur.
Ada empat tahapan belajar manusia, yaitu:
·
Inkompetensi bawah
sadar, yaitu tidak sadar bahwa ia tidak tahu.
·
Inkompetensi sadar,
yaitu sadar bahwa ia tidak tahu.
·
Kompetensi sadar,
yaitu sadar bahwa ia tahu.
·
Kompetensi bawah
sadar, yaitu tidak sadar bahwa ia tahu.
1. Inkompetensi bawah sadar
Kondisi di saat kita
tidak mengetahui kalau ternyata kita tidak tahu. Contohnya adalah keadaan
pikiran banyak pengemudi muda saat mulai belajar mengemudi. Itulah mengapa
pengemudi muda mengalami lebih banyak kecelakaan ketimbang pengemudi yang lebih
tua dan berpengalaman. Mereka tidak dapat (atau tidak mau) mengakui terbatasnya
pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mereka. Orang-orang yang berada dalam
keadaan ini kemungkinan besar akan mengambil risiko, memapar diri pada bahaya
atau kerugian, untuk alasan sederhana yang sama sekali tidak mereka sadari
bahwa itulah yang mereka lakukan.
2. Inkompetensi sadar
Pengakuan sadar pada
diri sendiri bahwa kita tidak tahu, dan penerimaan penuh atas kebodohan kita.
3. Kompetensi sadar
Sadar bahwa kita tahu,
yaitu ketika kita mulai memiliki keahlian atas sebuah subjek, tetapi tindakan
kita belum berjalan otomatis. Pada belajar yang ini, kita harus melaksanakan
semua tindakan dalam level sadar. Saat belajar mengemudi, misalnya, kita harus
secara sadar tahu di mana tangan dan kaki kita, berpikir dalam setiap pengambilan
keputusan apakah akan menginjak rem, berbelok, atau ganti gigi. Saat kita
melakukannya, kita berpikir dengan sadar tentang bagaimana melakukannya. Pada
tahap ini, reaksi kita jauh lebih lamban ketimbang reaksi para pakar.
4. Kompetensi bawah sadar
Tahapan seorang ahli
yang sekadar melakukannya, dan bahkan mungkin tidak tahu bagaimana ia
melakukannya secara terperinci. Ia tahu apa yang ia lakukan, dengan kata lain,
ada sesuatu yang ia lakukan di hidup ini yang bagi orang lain tampak penuh
risiko tetapi bagi dia bebas risiko. Ini terjadi karena ia telah membangun
pengalaman dan mencapai kompetensi bawah sadar pada aktivitas itu selama
beberapa tahun. Ia tahu apa yang ia lakukan, dan ia juga tahu apa yang tidak
dapat ia lakukan. Bagi seseorang yang tidak memiliki pengetahuan dan
pengalamannya, apa yang ia lakukan tampak penuh risiko.
B.
Pengertian Belajar menurut Para Ahli Pendidikan
v Menurut james O.
Whittaker
Belajar adalah suatu
proses dimana perilaku yang dihasilkan atau dimodifikasi melalui pelatihan atau
pengalaman.
v Winkel
Belajar adalah aktivitas
mental atau psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan
yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, nilai
dan sikap.
v Cronchbach
Belajar merupakan kegiatan
yang ditunjukkan oleh perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman.
v
Menurut Gagne
Gagne di dalam
bukunya The Conditions of Learning 1977, pengertian belajar merupakan sejenis perubahan yang
diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari
sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan
yang serupa itu. Perubahan yang terjadi dimaksud disebabkan adanya
pengalaman dan latihan-latihan bukan berupa akibat refleks atau naluri.
v
Menurut Ernest R. Hilgard
Ernest R. Hilgard
dalam (Sumardi Suryabrata, (1984:252). Pengertian Belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan
sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari
perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya. Berdasarkan pengertian
ini segala proses yang dilakukan secara sadar dan menimbulkan perubahan dari
diri pelajar dianggap belajar.
v Menurut Moh. Surya
Moh. Surya berpendapat Pengertian Belajar adalah suatu
proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah
laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam
interaksinya dengan lingkungan.
v Menurut Cronbach
dalam Djamarah
Pengertian
belajar sebagai usaha aktivitas
yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman.
Menurut Djamarah (2002:13) ini belajar juga dapat diartikan sebagai suatu
kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan dua unsur yaitu jiwa dan raga. Gerak
tubuh yang nampak harus sejalan dengan proses jiwa untuk memperoleh perubahan.
Perubahan yang didapatkan itu bukan perubahan fisik saja, tetapi juga perubahan
jiwa dengan sebab masuknya kesan-kesan yang baru. Perubahan sebagai hasil dari
proses belajar adalah perubahan yang berpengaruh terhadap tingkah laku
seseorang.
v
Menurut Muhibbin
Muhibbin
berpendapat Belajar adalah
kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam
penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan.
C. Pengertian Belajar Menurut
Wikipedia
Dalam Wikipedia.org, Belajar adalah perubahan yang relatif permanen
dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan
yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan
respon.
Berdasarkan teori ini seseorang dikategorikan belajar bila sudah
mendapatkan stimulus sebagai input dan output berupa respon. stimulus ini apa
saja yang diberikan atau ditransfer pengajar kepada seseorang yang belajar, dan
respon adalah reaksi yang dilakukan atau didapatkan oleh pelajar, biasanya
ditandai dengan perubahan perilaku dan pengetahuan yang diperoleh
pelajar. sumber :Wikipedia.org
D. Kesimpulan
kesimpulan dari seluruh pengertian belajar di
atas Pengertian
atau Defenisi Belajar adalah Suatu
proses perubahan tingkah laku dan pengetahuan akibat adanya sitmulus atau input
dari lingkungan seseorang yang disengaja oleh pemberi input sehingga seseorang
memperoleh output berupa bertambahnya ilmu pengetahuan, pengalaman dari
latihan-latihan yang dilakukan baik penekanan pada terbentuknya perilaku yang
tampak sebagai hasil belajar (teori behaveorisme), Model kognitivisme yang
menekankan pada bagaimana informasi diproses (teori kongnitif), sehingga
pelajar dapat berfikir untuk menyelesaikan masalah, mencari idea dan membuat
keputusan (teori konstruktivisme).
dosen : andres m ginting
fortopolio mahasiswa agar cetar membahana..!!
pertemuan I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar