Jumat, 16 September 2016

Suci sulistiawani PERTEMUAN I

Suci sulistiawani_semester III
 A.PENGERTIAN BELAJAR
Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon.
Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada pelajar, sedangkan respons berupa reaksi atau tanggapan pelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut. Proses yang terjadi antara stimulus dan respon tidak penting untuk diperhatikan karena tidak dapat diamati dan tidak dapat diukur, yang dapat diamati adalah stimulus dan respons, oleh karena itu apa yang diberikan oleh guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh pelajar (respons) harus dapat diamati dan diukur.
Ada empat tahapan belajar manusia, yaitu:
·         Inkompetensi bawah sadar, yaitu tidak sadar bahwa ia tidak tahu.
·         Inkompetensi sadar, yaitu sadar bahwa ia tidak tahu.
·         Kompetensi sadar, yaitu sadar bahwa ia tahu.
·         Kompetensi bawah sadar, yaitu tidak sadar bahwa ia tahu.

1.      Inkompetensi bawah sadar
Kondisi di saat kita tidak mengetahui kalau ternyata kita tidak tahu. Contohnya adalah keadaan pikiran banyak pengemudi muda saat mulai belajar mengemudi. Itulah mengapa pengemudi muda mengalami lebih banyak kecelakaan ketimbang pengemudi yang lebih tua dan berpengalaman. Mereka tidak dapat (atau tidak mau) mengakui terbatasnya pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mereka. Orang-orang yang berada dalam keadaan ini kemungkinan besar akan mengambil risiko, memapar diri pada bahaya atau kerugian, untuk alasan sederhana yang sama sekali tidak mereka sadari bahwa itulah yang mereka lakukan.
2.      Inkompetensi sadar
Pengakuan sadar pada diri sendiri bahwa kita tidak tahu, dan penerimaan penuh atas kebodohan kita.
3.      Kompetensi sadar
Sadar bahwa kita tahu, yaitu ketika kita mulai memiliki keahlian atas sebuah subjek, tetapi tindakan kita belum berjalan otomatis. Pada belajar yang ini, kita harus melaksanakan semua tindakan dalam level sadar. Saat belajar mengemudi, misalnya, kita harus secara sadar tahu di mana tangan dan kaki kita, berpikir dalam setiap pengambilan keputusan apakah akan menginjak rem, berbelok, atau ganti gigi. Saat kita melakukannya, kita berpikir dengan sadar tentang bagaimana melakukannya. Pada tahap ini, reaksi kita jauh lebih lamban ketimbang reaksi para pakar.
4.      Kompetensi bawah sadar
Tahapan seorang ahli yang sekadar melakukannya, dan bahkan mungkin tidak tahu bagaimana ia melakukannya secara terperinci. Ia tahu apa yang ia lakukan, dengan kata lain, ada sesuatu yang ia lakukan di hidup ini yang bagi orang lain tampak penuh risiko tetapi bagi dia bebas risiko. Ini terjadi karena ia telah membangun pengalaman dan mencapai kompetensi bawah sadar pada aktivitas itu selama beberapa tahun. Ia tahu apa yang ia lakukan, dan ia juga tahu apa yang tidak dapat ia lakukan. Bagi seseorang yang tidak memiliki pengetahuan dan pengalamannya, apa yang ia lakukan tampak penuh risiko.

B. Pengertian Belajar menurut Para Ahli Pendidikan
v  Menurut james O. Whittaker
Belajar adalah suatu proses dimana perilaku yang dihasilkan atau dimodifikasi melalui pelatihan atau pengalaman.
v  Winkel
Belajar adalah aktivitas mental atau psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, nilai dan sikap.
v  Cronchbach
Belajar merupakan kegiatan yang ditunjukkan oleh perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman.
v  Menurut Gagne
Gagne di dalam bukunya The Conditions of Learning 1977, pengertian belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan yang terjadi dimaksud disebabkan adanya pengalaman dan latihan-latihan bukan berupa akibat refleks atau naluri. 
v  Menurut Ernest R. Hilgard
Ernest R. Hilgard dalam (Sumardi Suryabrata, (1984:252). Pengertian Belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya. Berdasarkan pengertian ini segala proses yang dilakukan secara sadar dan menimbulkan perubahan dari diri pelajar dianggap belajar.
v  Menurut Moh. Surya
Moh. Surya berpendapat Pengertian Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan.
v  Menurut Cronbach dalam Djamarah
Pengertian belajar sebagai usaha aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Menurut Djamarah (2002:13) ini belajar juga dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan dua unsur yaitu jiwa dan raga. Gerak tubuh yang nampak harus sejalan dengan proses jiwa untuk memperoleh perubahan. Perubahan yang didapatkan itu bukan perubahan fisik saja, tetapi juga perubahan jiwa dengan sebab masuknya kesan-kesan yang baru. Perubahan sebagai hasil dari proses belajar adalah perubahan yang berpengaruh terhadap tingkah laku seseorang.
v  Menurut Muhibbin
Muhibbin berpendapat Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan. 

C. Pengertian Belajar Menurut Wikipedia
Dalam Wikipedia.org, Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon.
Berdasarkan teori ini seseorang dikategorikan belajar bila sudah mendapatkan stimulus sebagai input dan output berupa respon. stimulus ini apa saja yang diberikan atau ditransfer pengajar kepada seseorang yang belajar, dan respon adalah reaksi yang dilakukan atau didapatkan oleh pelajar, biasanya ditandai dengan perubahan perilaku dan pengetahuan yang diperoleh pelajar. sumber :Wikipedia.org

D. Kesimpulan
kesimpulan dari seluruh pengertian belajar di atas Pengertian atau Defenisi Belajar adalah Suatu proses perubahan tingkah laku dan pengetahuan akibat adanya sitmulus atau input dari lingkungan seseorang yang disengaja oleh pemberi input sehingga seseorang memperoleh output berupa bertambahnya ilmu pengetahuan, pengalaman dari latihan-latihan yang dilakukan baik penekanan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil belajar (teori behaveorisme), Model kognitivisme yang menekankan pada bagaimana informasi diproses (teori kongnitif), sehingga pelajar dapat berfikir untuk menyelesaikan masalah, mencari idea dan membuat keputusan (teori konstruktivisme).

mata kuliah     : belajar dan pembelajaran
dosen         : andres m ginting

fortopolio mahasiswa agar cetar membahana..!!

pertemuan I

Tidak ada komentar:

Posting Komentar